Tribratanews.sulsel.polri.go.id – Dalam rangka penerimaan polri terpadu biro SDM polda sulsel melakukan sosialisasi untuk menyampaikan informasi kepada seluruh masyarakat sulsel yang berminat mendaftarkan diri pada institusi Pilri melaui jalur pendaftaran Akpol, Bintara, Bakomsus dan tamtama.
AKBP Aris Bachtiar Kabagdalpers Biro SDM Polda Sulsel selaku skretaris terpadu menjelaskan bahwa selain peinsip betah, clen an clear tetap dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya, Aris menjelaskan bahwa total pendaftar yang telah mendaftar diri melalui online sebenyak 5.187 yang terdiri dari:
- Akpol 323 orang
- Bintara Tugas Umum 4.201 orang
- Bakomsus/Polair 29 orang
- Bintara TI 205 orang
- Bintara Musik 2 orang
- Bintara Penerbang 7 orang
- Bintara Agama 33 orang
- Bintara Perawat 18 orang
- Bintara Tataboga 4 orang
- Bintara Penyidik Pembantu 23 orang
- Bintara Olahraga 27 orang
- Bintara Bidan 5 orang
- Bintara Pramugari 4 orang
- Bintara Rekrutmen Proaktif 10 orang
- Tamtama Brimob 281 orang
- Tamtama Polair 1 orang
Aris berharap agar kegiatan penerimaan Polribterpadu tahun 2020 tahun ini dapat berjalan dengan baik walaupun terdapat beberapa kendala-kendala sepeti merebaknya wabah Virus Covid-19, “Yang tentunya sedikit banyaknya akan menjadi masalah yang cukup serius jika tidak antisipasi bersama,” pungkas Aris Bachtiar perwira Polri melati dua ini melalui sambungan telepon pada hari ini, Sabtu (29/3/2020).
Berbagai cara dilakukan oleh Polda Sulsel dan jajaran untuk menarik minat pemuda-pemudi Celebes agar menjadi anggota Polri, salah satunya dengan aktif menyambangi sekolah-sekolah. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kampanye dalam mensosialisasikan penerimaan anggota Polri yang Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis (BETAH).
Beberapa waktu lalu panitia penerimaan Calon Siswa (Casis) Polri jajaran Polda Sulsel telah mengambil sumpah dan menandatangani Pakta Integritas. Saat itu kegiatan dipimpin oleh Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri, Irjen Polisi Arif Sulistianto melalui video conference (Vicon).
Agar proses seleksi anggota Polri bersih dan transparan, Asisten SDM Polri saat itu Irjen Arief Sulistyono melalui Vicon Polda se-Indonesia memerintahkan petugas seleksi untuk disumpah.
“Sumpah ini bukan kepada Kapolri, tetapi kepada Allah,” kata Irjen Pol Arief Sulistyono saat memimpin prosesi pengambilan sumpah.
“Saya berjanji bahwa saya akan menjalankan tugas seleksi penerimaan anggota polisi dengan penuh tanggungjawab, jujur, objektif dalam setiap proses penerimaan,” ucap seluruh panitia penerimaan Polri Polda Sulsel secara serentak melalui Vicon.
Pengambilan sumpah ini dimaksudkan untuk menjamin transparansi dalam proses penerimaan Polri yang akan dilaksanakan oleh Polda Sulsel dalam waktu dekat ini. Bila calon diketahui berbuat kecurangan, maka akan dicatat dan dipidanakan. Dan untuk anggota Polri, akan diberikan sanksi disiplin.































